Sumber Gambar : deltalube.com
Keselamatan adalah hal yang
paling penting dalam berkendara. Dalam hal ini kondisi mobil yang prima menjadi
salah satu aspek yang perlu diperhatikan.
Mobil dalam keadaan yang baikakan
mengurangi terjadinya masalah yang berakibat pada terjadinya kecelakaan yang
tidak diinginkan. Untuk itu periksalah empat bagian mobil ini sebelum melakukan
perjalanan.
Bagian pertama yang perlu diperiksa
adalah wiper
dan elemen pencahayaan, seperti lampu utama, lampu kabut dan DRL. Keduanya sangat
membantu bila tiba-tiba dalam perjalanan terjadi hujan lebat dan berkabut.
Untuk itu pastikan karet wiper
selalu kenyal agar dapat membersikan air atau debu dengan baik dan pastikan elemen
pencahayaan dalam keadaan baik untuk membantu penglihatan.
Bagian kedua yang perlu dilakukan
pengecekan adalah semua cairan dalam mobil, seperti pelumas, air sabun pada
wiper, oli
mesin, minyak rem, oli power steering dan air radiator. Untuk air sabun
wiper dan air radiator atau coolant, pastikan jumlahnya selalu diatas batas
minimum. Hal ini hanya berlaku pada
aki basah saja, aki kering tidak membutuhkan pengecekan atau perawatan seperti
halnya aki basah. Pastikan cairan yang terdapat di dalamnya berada pada batas
yang diijinkan.
Untuk memeriksa volume oli mesin kita dapat menggunakan deep stick yang
terdapat bagian blok mesin. Tarik deep stick dari tempatnya kemudian bersihkan
terlebih dahulu. Kemudian masukkan deep stick ke tempat oli lagi. Setelah masuk
ke dalam, tarik deep stick tersebut dan lihat ketinggian oli pada deep stick
tersebut. Pastikan ketinggian oli berada di antara batas minimal dan batas
maksimal. Volume oli yang terlalu banyak mempunyai efek yang tidak baik
terhadap performa mesin. Demikian pula apabila jumlah oli terlalu sedikit.
Selain pemeriksaan volume oli, kita juga memeriksa blok mesin tersebut.
Kita periksa secara visual, apakah ada oli yang menetes atau merembes dari
bagian blok mesin. Hal ini untuk mengetahui apakah ada kebocoran oli atau
tidak.
Memeriksa selang dan komponen karet
juga merupakan hal yang penting dilakukan sebelum berkendara. Ini karena komponen-komponen
tersebut mendukung system kelistrikan, AC dan system pendingin mesin.
Pastikan selang karet tersebut tetap
lentur. Bila sudah tidak lentur, segera ganti dengan yang baru. Komponen selanjunya
yang harus kita periksa adalah tali kipas. Periksa secara visual pada bagian tali
kipas tersebut. Apakah terdapat retakan pada tali kipas. Apabila ada retakan pada
tali kipas sebaiknya segera di ganti.
Oleh karena itu, pastikan selang tetap
dalam kondisi lentur, karena komponen yang berbahan karet dapat getas dan retak
jika terus menerus digunakan.
Terakhir, periksa kembangan dan permukaan
ban. Jaga tekanan angin pada ban agar sesuai dengan rekomendasi pabrikan dan pastikan
permukaan tapak ban tidak benjol. Pemeriksaan pada ban ini menjadi hal yang
paling penting dalam berkendara, sebab ban berinteraksi langsung dengan jalanan.
Perhatikan tekanan angin pada
ban, menggunakan alat ukur, kemudian sesuaikan dengan standar yang disarankan.
Petunjuk standar bisa dilihat di stiker yang biasanya di tempel di rangka pintu
atau melihat di buku petunjuk pemilik kendaraan. Segera sesuaikan apabila ada
yang tidak sesuai standar. Sebaiknya pemeriksaan ini dilakukan seminggu sekali pada
pagi hari sebelum mobil dikendarai.
Bila ban dalam kondisi yang tidak
prima, pengendara pun dapat langsung merasakan. Sebaliknya, bila ban dalam keadaan
yang baik, berkendara pun menjadi nyaman.
Selain tekanan angin ban, kita juga
memeriksa keausan ban melalui Thread Wear Indicator. TWI akan di beri tanda berupa
segitiga pada dinding ban. Kemudian dari segitiga tersebut ditarik lurus ke telapak
ban hingga terlihat ada bagian yang lebih menonjol pada alur ban. Apabila bagian
yang menonjol tersebut sudah mulai terkikis, maka telah tiba saatnya untuk mengganti
ban.
Sumber: www.liputan6.com/otomotif


No comments:
Post a Comment