
Sumber Gambar : automotif.idntimes.com
Kemacetan identik dengan kerugian dimana waktu kita terbuang sia-sia di
jalan. Bahkan, kemacetan selalu menjadi alasan utama keterlambatan di sekolah
maupun di tempat kerja. Tapi, tahukah Anda kemacetan ternyata memberi
keuntungan bagi kendaraan?
Salah satu perangkat kendaraan yang mendapat keuntungan dari kemacetan
adalah ban. Perputaran ban yang lebih lambat ketika macet
dapat menambah usia pakainya.
Ketebalan ban pun terjaga sekalipun mesin lebih panas karena terus
berputar selama macet, meskipun kendaraan tidak bergerak. Jadi, ketebalan ban
akan lama tergerus sampai batas toleransi Thread
Wear Indicator (TWI).
Ban yang jarang bergerak mendapat gesekan yang lebih kecil dibanding
kendaraan yang berjalan. Uniknya, meskipun jarak yang ditempuh sama, ban yang
terkena macet akan lebih awet daripada ban yang digunakan di
jalanan bebas hambatan.
Namun, patut diingat pula bahwa kemacetan tidak menjadi penyelamat
awetnya ban mobil. Bila mobil sering digunakan mengangkut beban berat, secara
otomatis dapat menurunkan kekuatan ban. Tekanan berlebihan dari beban dalam
kendaraan tidak baik bagi ban.
Ketika macet, beban yang berat dapat menekan ban dan membuat dinding ban
menekuk. Jika hal ini sering terjadi, maka ketahanan banpun akan menurun bahkan
mungkin saja muncul retak pada ban.
Jangka waktu pemakaian ban memang bisa lebih panjang ketika terjebak
macet, apalagi tekanan angin juga sesuai. Namun, yang harus diperhatikan adalah
saat membawa beban dalam keadaan mobil bergerak lambat, ban akan makin tergerus
sedikit demi sedikit.
Selama ini kemacetan telah menjadi momok bagi semua pengendara
kendaraan. Setelah mengetahui keuntungan bagi ban kendaraan kita, sebaiknya
hilangkan anggapan negatif mengenai kemacetan agar kita bisa lebih aman di
jalan saat terjebak macet dan tidak sibuk mengklakson kendaraan lain di depan.
Sumber: www. News.viva.co.id

