Saturday, May 27, 2017

Macet Ternyata Bawa Keuntungan Buat Kendaraan

Image result for Macet Ternyata Bawa Keuntungan Buat Kendaraan
Sumber Gambar : automotif.idntimes.com
Kemacetan identik dengan kerugian dimana waktu kita terbuang sia-sia di jalan. Bahkan, kemacetan selalu menjadi alasan utama keterlambatan di sekolah maupun di tempat kerja. Tapi, tahukah Anda kemacetan ternyata memberi keuntungan bagi kendaraan?

Salah satu perangkat kendaraan yang mendapat keuntungan dari kemacetan adalah ban. Perputaran ban yang lebih lambat ketika macet dapat menambah usia pakainya.

Ketebalan ban pun terjaga sekalipun mesin lebih panas karena terus berputar selama macet, meskipun kendaraan tidak bergerak. Jadi, ketebalan ban akan lama tergerus sampai batas toleransi Thread Wear Indicator (TWI).

Ban yang jarang bergerak mendapat gesekan yang lebih kecil dibanding kendaraan yang berjalan. Uniknya, meskipun jarak yang ditempuh sama, ban yang terkena macet akan lebih awet daripada ban yang digunakan di jalanan bebas hambatan.

Namun, patut diingat pula bahwa kemacetan tidak menjadi penyelamat awetnya ban mobil. Bila mobil sering digunakan mengangkut beban berat, secara otomatis dapat menurunkan kekuatan ban. Tekanan berlebihan dari beban dalam kendaraan tidak baik bagi ban.

Ketika macet, beban yang berat dapat menekan ban dan membuat dinding ban menekuk. Jika hal ini sering terjadi, maka ketahanan banpun akan menurun bahkan mungkin saja muncul retak pada ban.

Jangka waktu pemakaian ban memang bisa lebih panjang ketika terjebak macet, apalagi tekanan angin juga sesuai. Namun, yang harus diperhatikan adalah saat membawa beban dalam keadaan mobil bergerak lambat, ban akan makin tergerus sedikit demi sedikit.

Selama ini kemacetan telah menjadi momok bagi semua pengendara kendaraan. Setelah mengetahui keuntungan bagi ban kendaraan kita, sebaiknya hilangkan anggapan negatif mengenai kemacetan agar kita bisa lebih aman di jalan saat terjebak macet dan tidak sibuk mengklakson kendaraan lain di depan.

Sumber: www. News.viva.co.id
Read more »

Saturday, May 20, 2017

Toyota Calya Sudah Bisa Inden Hingga Dua Bulan

Image result for Toyota Calya Sudah Bisa Inden Hingga Dua Bulan
Sumber Gambar : autobild.co.id
Setelah resmi diluncurkan bulan Agustus lalu, Toyota Calya mendapatkan perhatian yang cukup besar. Bagi Anda yang ingin mendapatkan mobil dari segmen LCGC (Low Cost Green Car) ini, harus antre terlebih dahulu karena tingginya permintaan.

Anton Jimmy, executive general manager PT Toyota Astra Motor (TAM) mengatakan, pihaknya berupaya mengirim pesanan secepat mungkin.

"Kami meminta maaf kepada konsumen Toyota Calya untuk menunggu, daftar inden hingga dua bulan," kata dia di Semarang, Rabu (14/9/2016).

Menurut dia, target penjualan yang ditentukan yakni sebanyak 8.000 unit per bulan saat ini sudah tercapai. Meski begitu, sejauh ini belum ada rencana menambah produksi mobil yang menggunakan platform yang sama dengan Agya itu, yakni antara 7.000-8.000 unit per bulan. Calya sendiri diproduksi oleh PT Astra Daihatsu Motor (ADM) bersama model Sigra.

"Kondisi tersebut sudah kami antisipasi sebelumnya," pungkas Anton.

Toyota Calya dipasarkan dalam lima tipe, yakni 1,2 E Standar MT (transmisi manual), 1,2 E MT, 1,2 E AT (transmisi otomatis), 1,2 G MT, dan varian tertinggi 1,2 G AT.

Bagi Anda yang memang sudah lama mengincar kendaraan ini semenjak diluncurkan bulan Agustus lalu. Sebaiknya segera mempersiapkan dan dan bersabar ya.

Read more »

Saturday, May 13, 2017

Tips Kena Macet Rutin Sehabis Mudik Lebaran Kurban

Image result for Tips Kena Macet Rutin Sehabis Mudik Lebaran Kurban
Sumber Gambar : kontakbanten.co.id
Sehabis mudik lebaran kurban atau Idul Adha, Anda pun harus kembali ke kegiatan rutin yang mengharuskan Anda untuk berkendara dalam jalanan macet  jalan di hari kerja. Terlebih padatnya jalanan, hingga membuat anda merasa jenuh. Kemacetan hari kerja ini tentunya tidak hanya membuat badan Anda menjadi letih namun kendaraan juga harus bekerja keras.
Tak hanya kondisi tubuh yang menurun, bisa jadi mesin mobil anda juga mulai menurun karena mesin atau komponen mobil yang terus hidup dalam padatnya kemaacetan.
Oleh karena itu, ada baiknya Anda melakukan pemeriksaan sebelum menggunakan mobil Anda untuk melakukan aktifitas dilakukan yang dimulai dari kondisi oli mesin. Hal ini sangat penting dilakukan, karena bukan berarti mobil yang kita gunakan tidak akan mengalami kerusakan.
Biasanya suhu mesin mobil dapat dengan mudah naik dengan drastis karena minimnya pergerakan kendaraan akibat kemacetan cukup lama. Akibatnya oli mesin pun berisiko menguap. Untuk kendaraan yang masih baru, hal ini memang tidak sering terjadi namun apabila kendaraan Anda sudah cukup tua , risiko penguapan terjadi lebih mudah.
Berikutnya yang perlu Anda perhatikan adalah kondisi aki. Jika mobil Anda menggunakan menggunakan aki basah, Anda dapat melakukan pemeriksaan juga ketinggian air di dalamnya. Sama seperti oli mesin, air aki dapat mengalami penguapan akibat mobil terlalu lama berhenti saat macet.
Suhu atau temperatur yang berada di sekitar aki yang terlalu panas akan mengakibatkan aki cepat rusak. Untuk mengatasi kerusakan pada aki mobil ini, bisa kita lakukan dengan memberikan cover pada aki , terlebih untuk aki mobil yang langsung menerima panas dari kipas radiator mobil .
Spooring dan balancing juga dapat dilakukan. Perjalanan mudik sering tidak berjalan dengan   mulus. Daerah lluar kota banyak memiliki jalan yang berlubang atau tidak rata membuat kondisi kaki-kaki terganggu. Nah Anda baiknya Anda lakukan spooring dan balancing setelah mudik agar kendaraan dapat berjalan secara baik dan menghindari ban lebih cepat gundul.

Sumber : Otosia.com 
Read more »

Saturday, May 6, 2017

Gunakan Pengharum Berlebihan dapat Berakibat Tidak Dinginnya AC

Image result for Ac mobil
Sumber Gambar : doktermobil.indoneka.com
Kabin mobil yang memiliki bau tidak sedap memang sangat menganggu aktifitas berkendara oleh sebab itu banyak penggendara yang sering menggunakan beragam aroma pengharum yang menarik untuk menyegarkan aroma pada dalam kabin mobil.

Dengan penggunaan pengharum ini pemilik mobil berharap bau-bau tidak sedap dapat hilang atau kabin dapat berbau wangi seperti yang diinginkan.

Menggunakan produk yang berbahan kimia tentu saja memiliki risiko buruk dan sangat besar kemungkinannya akan anda letakkan di grill air conditioning (AC) artinya, Anda juga harus mempertimbangkan segala kemungkinannya. Jika anda tetap memilih ingin menggunakannya, jangan terlalu berlebihan.

Akibat Gunakan Pengharum Berlebihan Berpengaruh Pada AC

Namun taukah Anda bahwa  penggunaan  pengharum ruangan kabin yang berlebihan ini adalah salah satu faktor yang dapat memengaruhi kemampuan pendingin hawa atau air conditioner (AC). Hal ini juga akan membuat aroma pengharum semakin pekat di dalam kabin. Penggunaan yang berlebihan pun justru akan membuat suasana di dalam kabin semakin jenuh dan bukan malah segar.

Menggunakan pengharum kabin ternyata bisa juga memperburuk kinerja pendingin udara atau air conditioner (AC). Penggunaan pengharus yang salah dan berlebihan pada AC mobil  dapat menyebabkan AC  menjadi tidak dingin dan menimbulkan bau tidak sedap.

“Sering konsumen datang dan berkeluh AC tidak dingin. Setelah ditanya, konsumen tersebut suka menggunakan pengharum ruangan secara berlebihan. Ini yang buat AC akhirnya jadi tidak dingin,” ucap Sutikno, kepala operasional sebuah bengkel di Jatiwaringin saat ditemui beberapa waktu lalu.

Sutikno menjelaskan bahwa pengharum ruangan yang mengandung bahan kimia akan terhisap bersama udara kabin menuju evaporator.Bahan tersebut yang mengandung minyak yang tertinggal di jalur udara yang mana kemudian jadi tempat hinggap kotoran.

Lama kelamaan endapan tersebut akan semakin tebal dan menjadi tempat tinggal kuman dan jamur. Hal inilah yang menyebabkan AC tidak dingin juga jadi berbau.

“Proses di evaporator hanya berputar saja sehingga zat yang ikut terisap tertinggal di dalam. Ini yang buat AC tidak dingin dan jadi bau,” ucap Sutikno.

Sangat penting pula bagi kita untuk mengenal bahan bahan dasar yang dipakai dalam pembuatan produk pengharum tersebut. Hal ini dilakukan untuk mencegah keracunan alias alergi yang muncul akibat ketidaktepatan atas bahan pembuatnya.

Maka dari itu sangat disarankan agar yang memiliki mobil tak memakai bahan pewangi kabin yang sangat berlebih. Cukup menggunakan pengharum kabin kendaraan sesekali, atau pakailah beberapa bahan alami seperti aroma daun pandan, biji kopi ataupun bahan bahan alami yang umum dipakai untuk menetralisir bau dan diletakkan di bawah kursi.

Sumber : TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA 
Read more »