Sumber Gambar : doktermobil.indoneka.com
Kabin mobil
yang memiliki bau tidak sedap memang sangat menganggu aktifitas berkendara oleh
sebab itu banyak penggendara yang sering menggunakan beragam aroma
pengharum yang menarik untuk menyegarkan aroma pada dalam kabin mobil.
Dengan
penggunaan pengharum ini pemilik mobil berharap bau-bau tidak sedap dapat
hilang atau kabin dapat berbau wangi seperti yang diinginkan.
Menggunakan
produk yang berbahan kimia tentu saja memiliki risiko buruk dan sangat besar
kemungkinannya akan anda letakkan di grill air conditioning (AC) artinya, Anda
juga harus mempertimbangkan segala kemungkinannya. Jika anda tetap memilih
ingin menggunakannya, jangan terlalu berlebihan.
Akibat
Gunakan Pengharum Berlebihan
Berpengaruh Pada AC
Namun
taukah Anda bahwa penggunaan pengharum ruangan kabin yang berlebihan ini adalah salah satu faktor yang dapat
memengaruhi kemampuan pendingin hawa atau air conditioner (AC). Hal ini juga akan membuat aroma pengharum
semakin pekat di dalam kabin. Penggunaan yang berlebihan pun justru akan
membuat suasana di dalam kabin semakin jenuh dan bukan malah segar.
Menggunakan
pengharum kabin ternyata bisa juga memperburuk kinerja pendingin udara atau air
conditioner (AC). Penggunaan pengharus yang salah dan berlebihan pada AC mobil dapat menyebabkan AC menjadi tidak dingin dan menimbulkan bau
tidak sedap.
“Sering konsumen datang dan berkeluh AC tidak
dingin. Setelah ditanya, konsumen tersebut suka menggunakan pengharum ruangan
secara berlebihan. Ini yang buat AC akhirnya jadi tidak dingin,” ucap Sutikno,
kepala operasional sebuah bengkel di Jatiwaringin saat ditemui beberapa waktu
lalu.
Sutikno
menjelaskan bahwa pengharum ruangan yang mengandung bahan kimia akan terhisap
bersama udara kabin menuju evaporator.Bahan tersebut yang mengandung minyak
yang tertinggal di jalur udara yang mana kemudian jadi tempat hinggap kotoran.
Lama
kelamaan endapan tersebut akan semakin tebal dan menjadi tempat tinggal kuman
dan jamur. Hal inilah yang menyebabkan AC tidak dingin juga jadi berbau.
“Proses
di evaporator hanya berputar saja sehingga zat yang ikut terisap tertinggal di
dalam. Ini yang buat AC tidak dingin dan jadi bau,” ucap Sutikno.
Sangat
penting pula bagi kita untuk mengenal bahan bahan dasar yang dipakai dalam
pembuatan produk pengharum tersebut. Hal ini dilakukan untuk mencegah keracunan
alias alergi yang muncul akibat ketidaktepatan atas bahan pembuatnya.
Maka
dari itu sangat disarankan agar yang memiliki mobil tak memakai bahan pewangi kabin
yang sangat berlebih. Cukup menggunakan pengharum kabin kendaraan sesekali,
atau pakailah beberapa bahan alami seperti aroma daun pandan, biji kopi ataupun bahan bahan
alami yang umum dipakai untuk menetralisir bau dan diletakkan di bawah kursi.
Sumber : TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA

No comments:
Post a Comment