Sumber Gambar : jdmarchive.com
Toyota memang selalu berusaha
memberikan dan menciptakan produk andalan mereka untuk konsumen. Salah satu
produk suksesnya adalah ToyotaCorolla yang pernah menjadi mobil terbaik. Mobil ini selalu mampu menguasai
pangsa pasar dan menjadi jajaran mobil terlaris di dunia. Mobil ini pernah
terjual sebanyak 40 juta unit pada 1990 sejak pertama kali diluncurkan di era
60-an.
Toyota Corolla Twincam Liftback
adalah varian Liftback dari Toyota Corolla Twincam yang beredar antara tahun
1988 sampai 1992. Mobil ini dikenal dengan nama Liftback karena tulisan
Liftback tertera di body bagian belakang.
Beda Liftback dengan Hatchback
sebenarnya mirip. Liftback sendiri adalah istilah marketing untuk hatchback di
mana pintu belakang lebih landai dibanding hatchback pada umumnya. Dibandingan
dengan hatchback, Liftback menawarkan kapasitas bagasi yang lebih luas
dibanding hatchback. Diluar sana istilah liftback juga dikenal dengan istilah
fastback.
Mesin
yang digunakan pada Toyota Corolla Twincam Liftback ini adalah 4AF DOHC 16
valve dengan karburator berkapasitas 1600cc. Mesin ini dapat menghasilkan
tenaga sebesar 94Hp pada 6000rpm dan torsi 126,5Nm pada 4000rpm.
Kelebihan Toyota Corolla Twincam
Liftback adalah bentuk bodinya yang unik. Selain itu karena unitnya yang jarang
membuatnya bisa menjadi pusat perhatian dijalan. Dengan bodi yang timeless
alias tidak termakan waktu membuat mobil ini masih layak disejajarkan dengan
mobil keluaran terbaru sekalipun.
“Corolla Twincam Liftback memang
jarang yang dimodif. Selain mobilnya juga sudah jarang, aksesorinya juga enggak
segampang Twincam sedan,” ujar Iqra Nur Rizky, pemilik unit kelahiran 1992 ini.
Makanya ia sempat kebingungan juga ketika dapat ‘lungsuran’ ini dari orang
tuanya. “Bingung mau dimodifikasi seperti apa,” keluh Iqra ketika itu.
Kemudian ia pun melakukan
berbagai browsing di internet untuk mencari berbagai referensi. “Di internet
saya dapat gambar brosur Toyota Corolla Sprinter Cielo di Jepang, akhirnya saya
tiru jadi seperti itu,” ujar Iqra lagi. Tak pakai lama, Ia pun langsung berburu
berbagai aksesori pendukung. Sambil mencari, bodi di-repaint dulu dari warna
asli hitam ke kombinasi biru dan silver sama seperti Sprinter Cielo.
“Di gambar itu warnanya two tone,
birunya paling mirip ya ini,” tutur pria 23 tahun ini. Begitu selesai, baru
seluruh aksesori yang sudah ia dapatkan satu per satu dipasang. Mulai dari head
lamp Sprinter Cielo yang sudah built-in fog lamp-nya, gril depan Sprinter
Cielo, rear garnish Sprinter Cielo versi Australia yang ada fog lamp-nya juga,
sampai frame segitiga kaca belakang.
“Yang paling sulit nyarinya ya
gril Sprinter Cielo ini, untung masih ada yang jual,” tukasnya. Begitu beres
dengan bodi, ia pun beralih ke pelek. Iqra kembali pusing soal yang satu ini.
“Penginnya sama seperti yang di brosur, tapi enggak ketemu-ketemu, hahaha,”
gelaknya.
Untunglah akhirnya ia menemukan
pelek Intra yang cukup langka. “Biasanya Intra ini PCD Mercy 5x112. Ini gue
dapat 4x100 PCD Corolla dan asli. Langsung ambil deh,” serunya. Pelek ini
berdiameter 15 inci, sementara pernya diganti lansiran APM
Sumber : http://www.otomotifnet.com


No comments:
Post a Comment