
Sumber Gambar : tricsehat.blogspot.com
Berkendara
membutuhkan tingkat konsentrasi tinggi sehingga pengemudi dapat mengoperasikan mobil
dengan baik dan aman. Oleh karena itu pengemudi tidak boleh mengalami yang
namanya kelelahan saat berkendara karena hal ini akan
meningkatkan risiko tabrakan di jalan.
Saat kelelahan tubuh Anda akan menjadi lemah dan
hilang fokus dengan kondisi lalu lintas di sekitar mobil.
Selain itu kemampuan Anda untuk bereaksi pun akan berkurang. Kecelakaan pun
akan mudah terjadi. Sebuah hasil riset menyatakan sekitar 20-25 persen
kecelakaan fatal atau serius terjadi karena pengemudinya lelah.
"Kecelakaan yang terjadi akibat kelelahan bisa menyebabkan kematian sampai 50 persen. Pengendara yang tertidur dalam kendaraan, takkan bisa mengurangi kecepatan atau mengubah arah kendaraan untuk menghindari kecelakaan. Konsekuensinya sangat menghancurkan," ujar Neil Worth dari organisasi keselamatan jalan GEM Motoring Assist.
Worth memberikan beberapa ciri – ciri pengemudi yang kelelahan. "Ada beberapa ciri-ciri kelelahan, mulai dari sulitnya fokus untuk mengemudi, gelisah, sering menguap dan menggosok-gosok muka. Saat lelah makin parah, akan makin sulit fokus untuk mengemudi. Setelah itu, mobil bisa bergerak ke kiri dan kanan tanpa disadari, pengemudi juga tidak bisa menjaga kecepatan tetap konstan," ujarnya.
"Kecelakaan yang terjadi akibat kelelahan bisa menyebabkan kematian sampai 50 persen. Pengendara yang tertidur dalam kendaraan, takkan bisa mengurangi kecepatan atau mengubah arah kendaraan untuk menghindari kecelakaan. Konsekuensinya sangat menghancurkan," ujar Neil Worth dari organisasi keselamatan jalan GEM Motoring Assist.
Worth memberikan beberapa ciri – ciri pengemudi yang kelelahan. "Ada beberapa ciri-ciri kelelahan, mulai dari sulitnya fokus untuk mengemudi, gelisah, sering menguap dan menggosok-gosok muka. Saat lelah makin parah, akan makin sulit fokus untuk mengemudi. Setelah itu, mobil bisa bergerak ke kiri dan kanan tanpa disadari, pengemudi juga tidak bisa menjaga kecepatan tetap konstan," ujarnya.
Worth pun memberikan
beberapa tips agar tidak mudah kelelahan saat tengah mengemudi. Tips yang
pertama adalah dengan tidur cukup sebelum
memulai perjalanan panjang, lalu atur jam istirahat dalam perjalanan, istirahat
minimal 15 menit setiap dua jam sekali saat menempuh jarak jauh.
Jangan lupa untuk
lakukan peregangan. Jika perjalanan Anda memakan waktu lama, istriahatlah
selama satu jam. Jangan mengemudi sendiri ketika berencana untuk berkendara
jarak jauh, bawa setidaknya satu teman yang dapat menggantikan Anda mengemudi. Jangan
mengemudi di jam – jam saat Anda biasanya
tidur.
Sumber : liputan6

No comments:
Post a Comment