Sumber Gambar : autobild.co.id
Toyota Astra Motor berpartisipasi
aktif dalam Upaya Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia di Dunia Pendidikan.
Sejalan dengan semangat Toyota Let’s Go Beyond dan Toyota Berbagi, PTToyota-Astra Motor berpartisipasi aktif dalam peningkatan kualitas sumber
daya manusia, baik di lingkungan internal perusahaan maupun lingkungan
masyarakat di sekitarnya.
Di level internal, peningkatan
kualitas sumber daya dilakukan melalui Quality
Control Circle (QCC) yang merupakan salah satu cara yang ditempuh untuk
melakukan aktivitas perbaikan berkelanjutan (Kaizen), melalui kemandirian dalam
penyelesaian masalah. Program QCC lahir dari nilai dasar budaya perusahaan yang
tertuang dalam Toyota Way yaitu Respect for People dan Continuous Improvement
(Kaizen).
Respect for People diwujudkan
dengan adanya keleluasaan bagi setiap karyawan Toyota untuk berperan aktif
dalam memberikan ide perbaikan di perusahaan. Direktur Toyota-Astra Motor,
Darmawan Widjaja, menyebutkan sebagai perusahaan yang berorientasi pada
pengembangan sumber daya manusia, salah satu program andalan Toyota adalah
pelaksanaan QCC yang diyakini mampu menjadi wahana dalam menciptakan pribadi
yang berjiwa inovatif, sehingga mampu bersaing di era persaingan regional
maupun global.
“Aktivitas QCC di internal TAM
terbukti telah menjadi salah satu metode yang efektif dalam mengembangkan
sumber daya manusia, dalam mempertahankan excellent operation di tengah
tuntutan pelanggan yang semakin tinggi dan beragam, dinamika kompetisi yang
semakin ketat, dan teknologi yang terus berkembang,” ujar Darmawan, Jumat
(30/9/16).
Darmawan menyebutkan, tantangan
tidak hanya dihadapi oleh internal TAM, karena lingkungan eksternal seperti
dunia pendidikan juga dihadapkan pada berbagai problematika dan tantangan
seperti tingginya tingkat pengangguran, kompetisi yang semakin ketat, serta
kesenjangan antara kualifikasi lulusan sekolah dengan spesifikasi yang
dibutuhkan di lapangan.
“Toyota memiliki cara tersendiri
dalam berkontribusi untuk menyongsong masa depan yang lebih baik, dengan
membangun kemampuan dan kemandirian menyelesaikan masalah, karena format yang
tepat untuk membangun generasi muda ini menjadi kunci penting dalam melakukan
perbaikan,” ucapnya. Sekolah dinilai menjadi salah satu institusi yang memiliki
peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai dan pembentukan
karakter/kepribadian, sekaligus sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.
Sehingga, Kaizen Goes to School
diharapkan menjadi solusi dan memberikan kontribusi strategis bagi dunia
pendidikan untuk mewujudkan generasi yang lebih baik. “Kami berharap para
peserta didik dalam program ini akan memiliki bekal yang cukup berupa soft
skill problem solving, di mana manfaatnya diharapkan tidak hanya dirasakan ketika
mereka bergabung dengan dunia industri dan usaha, melainkan juga dirasakan
manfaatnya oleh sekolah dan masyarakat di sekitarnya,” urainya.


No comments:
Post a Comment