Sumber Gambar : rmjmarket.com
Menjamurnya mobil matik di pasaran saat ini membuat banyak orang lebih
menggandrungi mobil bertransmisi otomatis ini. Apalagi bagi orang-orang yang
tinggal di wilayah kota dan sering terjebak macet.
Pasalnya, mengendarai mobil matik hanya tinggal menginjak rem atau gas
tanpa perlu memainkan pedal kopling. Alasan itu pun membuat banyak orang
menjatuhkan pilihannya pada mobil matik. Pengemudi mobil matik pun banyak yang
menggunakan kedua kakinya untuk menginjak gas dan rem, dengan kaki kanan di
pedal gas dan kaki kiri pada rem.
Ternyata, posisi tersebut justru keliru dan berbahaya. Alasannya adalah
mengerem menggunakan kaki kiri nyaris mustahil. Yang bisa melakukan pengereman
dengan kaki kiri hanyalah pebalap professional karena mereka memang diajari untuk
mengerem dengan kaki kiri.
Tak hanya salah posisi saja, hal itu juga bisa membuat komponen girboks
lama-lama bakal rusak. Biasanya, hal ini dipicu karena pengemudi berpikir itu kopling. Jadi, pengemudi menginjak rem kemudian
dilepas pelan-pelan ketika pedal gas diinjak. Jika sering lupa seperti itu,
girboks mobil bisa jebol.
Gaya mengemudi yang seperti itu akan menimbulkan berbagai masalah pada
mobil. Jika mobil sudah menerapkan brake ooverrated, mesin akan sering mati
bila sering salah injak rem jadi kopling.
Lampu rem akan diskonek setelah menyala tiga detik. Jika hal ini
terjadi, rem mati dan gas akan bertambah. Hal itu tentu saja sangat berbahaya
ketika terjadi di jalan penuh tikungan atau di ruas jalan yang berbahaya.
Dibalik kenyamanan menggunakan mobil matik ternyata, mobil matik boros
penggunaan bahan bakar tidak di sangka konsumsi penggunaan bahan bakar yang
digunakan pada mobil matic biasannya lebih boros dibandingkan dengan mobil
manual. itu di karenakan mobil matik mempunyai putaran mesin yang tidak bisa
diatur saat berkendara, dan sudah di pastikan penggunaan bahan bakar mobil
matik bisa di bilang cepat habis atau boros.
Dan juga biaya perawatan mobil matic bisa di bilang lebih mahal dari
pada mobil manual . melakukan sevice pada mobil jenis metic ini memang mahal
dan susah untuk di temukan karena bengkel atau mekanik masih sedikit yang bisa
menguasai mobil matic tersebut. jadi yang bisa anda lakukan adalah sering
sering untuk mengganti oli pada mobil matic anda karena putaran mesin mobil
matik ini lebih sering bekerja dan tentu saja tidak bisa diatur seperti mobil
jenis manual. dan maka dari itu oli mobil matik anda tidak akan bertahan lama.
selain itu harga sparepart pada mobil matik juga bisa di bilang mahal saat anda
harus mengganti sparepart.
Sudah dipastikan kalau mobil matic memang tidak bisa menggunakan engine
brake. engine brake adalah salah satu teknik pengereman mobil yang menggunakan
mesin dengan mengurangi gigi persneling mobil sebagai bantuannya. bila mobil
matik pastinya tidak akan bisa menggunakan engine brake dikarenakan mobil matik
tidak memiliki persneling. dan bila ada jalan turunan maka hal yang bisa di lakukan
yaitu dengan menginjak pedal rem. itu juga akan menjadi resiko bila terjadi
masalah pada mobil matik.
Oleh karena itu, sebaiknya Anda tetap waspada dan berhati-hati meskipun
mengemudikan mobil matik yang menurut anggapan adalah mobil yang mudah dikendarai
karena hanya emmainkan gas dan rem. Jangan sampai lengah hingga membahayakan
nyawa Anda dan penumpang.
Sumber: www.liputan6.com/otomotif

No comments:
Post a Comment